terbit mentari menyinari wajah ku
terbangun ku dari lena di sangkar penjara
bangkit melakukan segala kerja
yang bisa menjatuhkan ku sebagai manusia
sudah terbiasa di pukul, di pijak
luka berdarah mengalir di seluruh badan
lebam hitam memenuhi tubuh kecil
yang mampu memisahkan ku ke alam mati
bebaskan aku wahai para penjaga
ku ingin hidup luar dari sangkar
biarkan ku bernafas di luar kotak
yang penuh dengan debu dan habuk
pada masa aku keluar,
ku buktikan ku juga manusia berguna
tidak seperti aku yang dulu
takkan kembali ke neraka dunia
luahan.hati
Sunday, 26 January 2014
Monday, 13 January 2014
13/01/2014
Pandangan ku kabur melihat dunia
Air mata jatuh berlinangan bertemankan hujan
Ditemani rintihan dan tangisan luka
Yang mampu meragukan segenap manusia
Di titian rapuh ini aku berdiri
Melihat gelagat manusia yang sedang bercinta
Ada yang ketawa, ada yang berpelukan mesra
Ada yang juga cuba memujuk setelah kata terlebih bicara
Mengapa aku tidak seperti mereka?
Yang bisa mengoncangkan dunia dengan ayat cinta
Aku hanya ingin dihargai, bukan dicari bila sunyi
Aku hanya ingin ditemani, bukan menunggu dan menanti
Kini, Aku sudah lali dengan perasaan ini
Biarkan angin meniup pergi, Biarkan air mengalir tanpa henti
Sesungguhnya cintaku sampai mati
Yang hanya engkau dan engkau mampu miliki...
Terima kasih tuhan...
Subscribe to:
Comments (Atom)